Teks Laporan Hasil
Observasi
Teks laporan hasil observasi
adalah laporan yang ditulis berdasarkan kegiatan mengumpulkan fakta-fakta
tentang segala hal yang diobservasi/diamati. Teks laporan hasil observasi harus
memenuhi beberapa syarat, yaitu jelas, sistematis, lengkap, benar/akurat, dan
objektif, agar dapat digunakan sebagai alat komunikasi yang efektif.
Struktur teks laporan hasil
observasi:
1.
Pernyataan umum atau klasifikasi.
2.
Anggota atau aspek yang dilaporkan.
3.
Anggota atau aspek yang dilaporkan.
4.
Anggota atau aspek yang dilaporkan, dan
seterusnya.
Struktur teks laporan hasil
observasi dapat pula ditulis dengan pernyataan umum atau klasifikasi ^ anggota
atau aspek yang dilaporkan. Tanda “^” artinya “diikuti oleh” yang menyatakan
urutan tahap pada struktur teks laporan hasil observasi.
Teks laporan hasil observasi
disusun oleh banyak kosakata. Kosakata tersebut dapat dikelompokkan berdasarkan
kategorinya, yaitu:
1.
Nomina merupakan kata benda.
2.
Verba merupakan kata kerja.
3.
Adverbia merupakan kata keterangan.
4.
Adjektiva merupakan kata sifat.
5.
Numeralia merupakan kata bilangan.
6.
Kata tugas merupakan kosakata yang berupa
preposisi, konjungsi, artikula, interjeksi dan partikel.
Sinonim adalah dua kata atau
lebih yang memiliki makna yang sama, sinonim disimbolkan dengan tanda “=”.
Sedangkan, antonim adalah kata yang mempunyai makna yang berlawanan. Antonim
disimbolkan dengan tanda “x”.
Konjungsi adalah kata tugas yang
menghubungkan dua klausa atau lebih dalam kalimat. Contoh konjungsi, yaitu dan,
atau, sebagai, tidak hanya .... tetaapi uga dan sebagainya. Adanya konjungsi
dalam sebuah kalimat akan mengakibatkan sebuah kalimat menjadi kompleks.
Berdasarkan kompleksitasnya, kalimat dapat dibedakan menjadi dua, yaituu:
1. Kalimat
simpleks merupakan kalimat tunggal yang terdiri atas satu verba utama.
2. Kalimat
kompleks merupakan kalimat yang terdiri atas dua kalimat simpleks atau lebih ,
biasanya dihubungkan dengan konjungsi.
Kalimat definisi merupakan suatu
pernyataan yang berisi makna,
pengertian, keterangan, atau ciri-ciri dari objek pokok yang dibicarakan.
Kalimat definisi dirumuskan dengan X = Y. X adalah aspek yang dirumuskan, Y
adalah definisinya, tanda = adalah penghubung yang berarti adalah, ialah, termasuk, digolongkan, disebut, terdiri atas, dan
meliputi. Unsur X dan Y memiliki bobot sama.
Kalimat deskripsi merupakan
kalimat yang berisi gambaran sifat-sifat atau ciri-ciri hal pokok yang
dideskripsikan.