Thursday, January 31, 2013

“ Mancapada Murka “



Malam ini bintang tak ada
bisik lembut angin menjadi bergemuruh
awan-awan seakan berlarian
terpenjara dalam sebuah kegelapan
gemerlap petir menyambar segala arah
bagai pecut para penari kuda
panah-panah berkejaran
menuju pusat tiang-tiang kehidupan
mematika setiap sudut kota
orang-orang berteriak akan takut
mencari kebisuan dalam keramaian
layaknya menjernihkan air keruh
kini sang alam mengamuk
dengan deras dan kejamnya
membasahi setiap sudut
beserta menaklukkan para penguasa dunia
dengan sebuah kilatan cahaya
menerobos pada kulitkulit lembut
mengancam setiap jiwa kelaparan
menggaduhkan keadaan
berlari bukan jalan
semua takkan berarti
kehancuran nyata
di depan mata para keparat
yang bersantai dibalik ketegangan
para orag pinggiran
bumi gonjang ganjing
bagai setan kelaparan
mengamuk tanpa ampun